Review Kuliner

Hidangan Tradisional Aceh Yang Populer dan Nikmat

Aceh memiliki segudang makanan tradisional yang memiliki rasa yang sangat khas dan juga nikmat, sehingga sayang untuk dilewatkan. Beberapa update berita Aceh terbaru pun selalu menampilkan informasi kuliner Aceh yang khas, karena rasanya yang memang sangat nikmat. Berikut ini beberapa hidangan tradisional Aceh yang memiliki rasa khas, nikmat dan juga cukup populer di Aceh.

Mie Aceh

Mie Aceh adalah salah satu kuliner dari Aceh yang sangat populer dan sangat dikenal bahkan sampai ke mancanegara lho. Rasa rempah-rempah yang kental pada makanan ini membuat makanan tersebut memiliki cita rasa yang unik dan sangat khas. Mie Aceh sendiri terdapat 2 jenis yakni mie kering dan juga mie dengan kuah, meskipun banyak juga yang memesan mie Aceh nyemek dengan kuah sedikit.

Mie Aceh merupakan mie kuning yang dimasak dengan menggunakan rempah-rempah khas dari Aceh yang membuat rasanya sangat otentik. Rasanya yang sedap dan juga hangat membuat menu mie Aceh ini sangat tepat disantap ketika sedang hujan. Makanan ini sangat populer sekali, sehingga kalian akan menemukan ada banyak sekali warung yang menjual mie Aceh ini dengan rasa yang beragam.

Kuah Sie Itek

Kuah Sie Itek merupakan salah satu makanan tradisional Aceh yang sering digunakan pada saat acara adat di Aceh. Masakan ini menggunakan bahan dasar bebek yang dimasak dengan campuran air dan bumbu rempah yang sangat beragam. Rasa dari kuah bebek ini sangat lezat dan aroma amis dari bebek sudah hilang, karena sudah tergantikan dengan aroma rempah yang kuat.

Ada 2 variasi Kuah Sie Itek ini, yakni dengan kuah berwarna merah dan juga kuah dengan menggunakan warna putih. Kalian bisa menemukan banyak warung yang menjual Kuah Sie Itek ini di siang hari, sehingga kalian bisa mencobanya dengan mudah. Daging bebek yang lembut dengan kuah yang gurih dan segar dari rempah menjadi cita rasa yang khas dari menu makanan ini.

Ayam Tangkap

Ayam Tangkap merupakan makanan khas dari Aceh yang merupakan gabungan ayam yang dimasak bersama dengan daun pandan dan tumurui. Jadi ayam dimasak dengan bawang dan lalu ditumis bersama dengan daun tumurui, daun pandan, dan juga cabai hijau. Sebelumnya potongan ayam akan dilumuri dengan beberapa rempah khas Aceh terlebih dahulu sampai benar-benar meresap.

Perpaduan rempah, daun bawang, dan juga dedaunan tersebut membuat cita rasa masakan ini menjadi gurih dan menggugah selera. Daun pandan dan daun tumurui pada masakan ini bisa kalian makan, karena memang sudah dalam kondisi matang dan ditumis bersama sehingga memiliki rasa. Ayamnya akan terasa gurih lezat dengan cita rasa rempah Aceh yang nikmat, sangat tepat bila dimakan bersama dengan nasi putih.

Baca juga : Review Kuliner Pulau Jawa Yang Menggoda Selera

Keumamah

Keumamah adalah menu dari ikan yang diawetkan secara tradisional dengan cara dijemur dan kemudian dilumuri dengan tepung. Biasanya ikan yang digunakan itu adalah ikan tongkol dan juga ikan cakalang dan memiliki bentuk seperti ikan kayu setelah diawetkan. Keumamah ini bisa diolah menjadi dua variasi masakan yang berbeda yakni Keumamah tumis dan juga Keumamah leumak.

Kedua variasi Keumamah ini sangat berbeda mulai dari segi rasa, bentuk, sampai dengan resep untuk membuat masakannya. Keumamah tumis dinilai jauh lebih awet ketika disimpan, karena tidak mengandung santan yang relatif lebih mudah basi. Keumamah Leumak dimasak dengan santan ditambah dengan sayuran, kunyit, cabai, jagung setengah matang dan juga telur bebek.

Keumamah tumis dimasak dengan beberapa bumbu seperti bawang, cabai hijau, cengkeh, jeruk nipis, kunyit, asam sunti, dan cabai rawit. Semua bumbu ditumis terlebih dahulu sampai mengeluarkan aroma yang sedap, baru setelah itu Keumamah dicampurkan dan dimasak bersama. Keumamah memiliki rasa yang sangat sedap dan khas, sehingga sering dibahas pada informasi berita Aceh terbaru.

Timphan

Timphan adalah salah satu makanan penutup yang khas dari Aceh yang sangat lekat hubungannya dengan hari raya di Aceh seperti Idul Fitri. Ini merupakan jajanan yang sangat banyak juga ditemui di warung-warung kopi di Aceh, karena sangat pas disantap bersama dengan kopi. Makanan tradisional ini merupakan makanan yang terbuat dari pisang dan juga tepung ketan yang memiliki rasa yang sangat khas.

Makanan penutup ini sering digunakan pada saat hari raya dan hari besar lainnya, karena menjadi simbol keakraban dan penghormatan pada tamu. Timphan biasanya bisa diisi dengan menggunakan srikaya atau bisa juga diisi dengan menggunakan kelapa yang memberi rasa gurih. Timphan memiliki tekstur yang lembut dengan rasa manis dari pisang dan gurih apabila menggunakan isian kelapa.

Jadah Lemang

Jadah Lemang menjadi makanan khas Aceh yang cukup sederhana, karena hanya terbuat dari beras ketan dan juga santan saja. Makanan ini pun bisa menjadi pengganti nasi bagi masyarakat Aceh, dan biasa dipergunakan saat hari raya Idul Fitri. Namun dengan perkembangan jaman, kalian sudah bisa menikmati Jadah Lemang ini kapan saja, karena sudah ada banyak yang jual.

Jadah lemang ini memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang lembut, sangat tepat dimakan bersama rendang atau makanan bersantan.

Sie Reuboh

Sie Reuboh merupakan warisan leluhur dari Aceh dengan cita rasa yang sangat khas dan otentik berasal dari daerah Aceh. Sie Reuboh ini merupakan masakan daging sapi yang dimasak dengan menggunakan bumbu rempah yang beragam dari Aceh. Perpaduan kuah yang kental dan daging sapi yang empuk membuat makanan ini terasa sangat lezat dan juga disukai oleh banyak orang.

Kopi Aceh

Aceh sangat terkenal dengan kopinya, karena rasa kopi dari Aceh itu sangat khas dengan cita rasa asam yang segar. Kopi yang paling terkenal di Aceh itu adalah Aceh Gayo, bahkan di kota-kota besar kopi Aceh Gayo ini menjadi incaran banyak orang. Roasting yang tepat dan brewing yang tepat akan mengeluarkan cita rasa kopi Aceh yang kental dan sangat enak.

Demikianlah berita Aceh terbaru seputar kuliner tradisional Aceh yang khas dan sangat populer akhir-akhir ini. Bila berkunjung ke Aceh, jangan lupa untuk mencobanya.

Read More